PENTING!

Panduan ini hanya berlaku jika Anda :

  • Menggunakan plugin API Post Grid versi 1.0.0 dan versi 1.0.1
  • Menggunakan plugin API Post Grid versi 1.0.2 dan memilih EXTERNAL sebagai data source nya.
  • Menggunakan plugin API Post Grid versi 1.0.5 dan memilih EXTERNAL sebagai data source nya.
  • Menggunakan plugin API Post Grid versi 1.0.6, memilih EXTERNAL sebagai data source nya dan mengaktifkan fitur Category Filter.

 


 

Fungsi utama plugin API Post Grid adalah menampilkan data postingan antar website.

Misal daftar postingan dari website pertama ingin ditampilkan di website kedua.

  1. Di website pertama kita perlu melakukan konfigurasi, dimana output konfigurasinya akan menghasilkan URL Endpoint seperti ini https://namadomain.com/wp-json/api-post-grid/v1/posts. Untuk membuat URL Endpoint seperti ini caranya cukup dengan menginstal plugin APG Custom REST API.
  2. Di website kedua, kita hanya perlu menginstal plugin API Post Grid saja.

 


Cara Membuat URL Endpoint dengan Plugin APG Custom REST API

Jika Anda pernah melakukan konfigurasi dengan cara lama (import data ke Code Snippet), pastikan 2 Code Snippet ini Anda nonaktifkan.

Jika sudah nonaktif, lanjut ke langkah berikutnya.

 

Download plugin APG Custom REST API

 


Cara Instal plugin APG Custom REST API

 

Pilih file APG Custom REST API yang sudah Anda download sebelumnya.

Klik OPEN

 

Selanjutnya klik INSTALL NOW

 

Selanjutnya, klik ACTIVATE PLUGIN

Jika sudah, maka plugin berhasil terinstal.

 

 


 

Jika plugin sudah berhasil terinstal, maka secara otomatis Anda sudah memiliki Endpoint URL seperti dibawah ini.

GantiĀ namadomain.com sesuai alamat website yang terinstal plugin APG Custom REST API.

https://namadomain.com/wp-json/api-post-grid/v1/posts